KETERKAITAN SAYA DAN KEPEMIMPINAN
Dalam sebuah tim sepak
bola pasti ada kapten. Setiap organisasi pasti ada ketua. Setiap negara pasti
ada presiden. Dan dalam kasus-kasus lain sekelompok manusia pasti ada satu
orang manusia spesial yang mempunyai kedudukan berbeda yang mampu mengarahkan
atau bahkan membimbing manusia lainya dalam bertindak dan mengambil langkah.
Lalu siapakah mereka ? Siapakah kapten, ketua, presiden dan seorang manusia
spesial itu ? Apa yang membuat mereka bisa pada kedudukan itu ? Apa yang
membuat mereka bisa mengarahkan dan membimbing orang lain disekitarnya ?
“Leadership is the art of getting someone else to do
something you want done because he wants to do it”. (“Kepemimpinan adalah seni
untuk membuat orang lain melakukan apa yang kamu inginkan karena dia ingin
melakukannya”) - Dwight
D. Eisenhower
Dari kutipan di atas
dapat kita lihat sebuah kesinergisan makna antara apa yang orang spesial itu
lakukan dengan kata kepemimpinan. Jadi bisa kita simpulkan bahwa seorang
spesial itu mempunyai seuatu yang dinamakan kepemimpinan. Lalu apa sebenarnya
kepemimpinan itu ? menurut saya kepemimpinan adalah sebuah jiwa yang mampu
memengaruhi, memberi contoh, dan mengayomi orang-orang lain disekitarnya.
Namun, seorang juga dapat bisa disebut mempunyai jiwa kepemimpinan apabila dia
sendiri sudah bisa mengarahkan, dan memengaruhi dirinya sendiri dalam bertindak
dalam kegiatannya sehari-hari, ini adalah tingkat kepemimpinan paling rendah
tapi paling fundamental.
Pengalaman saya terkait
dengan kepemimpinan yang pertama kali adalah ketika saya berusaha memimpin diri
saya sendiri dalam bertindak, dalam mencoba menjadi contoh baik untuk orang
lain dari ilmu-ilmu kepemimpinan yang dicontohkan oleh orang tua saya. Dan
seiring dengan bertambanya umur saya semakin bertambah rumit juga fenomenan
kepemimpinan yang saya hadapi. Pada saat SMA, saya bertekad untuk menjadi
seorang ketua MPK (Musyawarah Perwakilan Kelas). Dan pada akhirnya saya pun
menjadi ketua MPK. Di sinilah jiwa kepemimpinan saya benar-benar dilatih dan
dipupuk. Dari proses tersebut jiwa kepemimpinan saya pun semakin menggebu-gebu.
Pada saat itu saya juga diamanahi untuk menjadi ketua panitia CYOF (Creat Your
Own Future) sebuah acara yang lumayan besar di SMA saya.
Sampai pada saat saya menginjak
pada dunia universitas, saya mencoba untuk terus memupuk kepemimpinan saya
melalui menjadi ketua kelompok pada saat ospek tingkat fakultas dan jurusan.
Setelah itu saya mencoba untuk mengikuti organasasi tingkat fakultas dan
jurusan. Dan sampai sekarang saya masih terus melatih dan memupuk jiwa
kepemimpinan saya dengan menjadi ketua angkatan mahasiswa jurusan teknik fisika
angkatan 2012 dan menjadi ketua angkatan mahasiswa program studi teknik nuklir
angkatan 2012.
Semoga untuk
selanjutnya sampai pada akhir kehidupan saya nanti saya bisa terus memiliki
jiwa kepemimpianan dan terus bertambah baik seiring bertambahnya waktu. Sekian
essai tentang pengalaman terkait saya tentang kepemimpinan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar